Jalan Cahaya

Updated: Jan 10

Penulis: Yudi Latif

Iman dalam bahasa kita disebut 'percaya'. Berasal dari kata ' bercahaya'. Cermin hati yang kotor tak bisa memantulkan nur Ilahi dan tak bisa jadi wahana bercermin diri.


Untuk membersihkannya diperlukan jalan spiritualitas. Dari bahasa Latin, 'spiritus', yang artinya menyala (menyalakan cahaya hati) atau bernafas (menyegarkan rongga jiwa). Jalan spiritualitas ini dilalui melalui konektivitas cinta dengan "dunia atas" (Hablun minallah), "dunia tengah" (hablun minannas), dan "dunia bawah" (hablum minal alam).


(Belajar Merunduk, Yudi Latif)

11 views0 comments

Recent Posts

See All

Erosi Negara

Penulis: Yudi Latif Ada yang salah dalam negara manakala jabatan politik paling didamba sebagai sumber kehormatan. Bila sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi orang lain, maka ada begitu

Jalan Memutar

Penulis: Yudi Latif Indonesia harus menempuh jalan memutar karena jalan ke depan adalah jurang. Kita keasyikan berjalan mengikuti gemuruh kerumunan, melupakan tujuan dan kompas panduan. Dalam ketidakj

Genius Nusantara

Penulis: Yudi Latif Pada 1927, cendekiawan India termasyhur Rabindranath Tagore berkunjung ke Jawa dan Bali. Memandang Candi Borobudur secara sepintas, ia merasa seperti melihat India. Begitu memasuki