Sowan Menkop UKM, NUCircle Sinergikan Program Santri Tani dan LPDB


Jakarta, 15 Des 2021

Ketua Umum NU Circle Dr. Gatot Prio Utomo optimis dapat memperkuat Program Santri Tani. Program pemberdayaan profesional santri ini akan disinergikan dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Sinergi ini akan menyempurnakan skema bisnis Program Santri Tani (Santani).


“Kami tadi berdiskusi dengan Pak Teten Masduki tentang skema bisnis Santani dan koperasi yang didukung pembiayaan dari dana bergulir. Saya optimis sinergi Kemenkop dan UKM ini akan memperkuat upaya NU Circle membangun kemandirian santri dan kesejahteraan warga nahdliyin,” tegas Gatot, Selasa (14/12).


Menurut Gus Pu, panggilan Gatot, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan skema bisnis Santani sudah tepat. Dalam program ini, pesantren berkolaborasi dengan industri yaitu PT Sido Muncul, sebagai offtaker.


Koperasi pesantren akan diperkuat dengan pembiayaan LPDB yang berfungsi sebagai agregator. Sebagai agregator, koperasi pesantren akan memastikan kualitas produksi dan membeli hasil panen petani. Dengan kepastian pembelian, perbankan akan membantu modal kerja petani.


“Pak Menteri sudah membangun model bisnis ini dan berhasil menyejahterakan petani. Intinya adalah proses sinergi pembiayaan dan sinergi dengan industri, tidak hanya di hilir tapi juga di hulu, ” ujarnya.


Rencananya, Program Santani akan diluncurkan pada akhir Januari 2022. PT Sido Muncul telah berkomitmen membina petani dan mendorong sebagian proses industrinya untuk dikerjakan di pesantren, seperti proses pembersihan, pemotongan dan pengeringan bahan baku. Koperasi pesantren selain membeli hasil panen petani juga akan didukung dana bergulir untuk pembelian mesin-mesin industri sederhana.

----selesai----

37 views0 comments

Recent Posts

See All