Respectful Mind

Howard Gardner si tokoh pemilik gagasan Multiple Intellgences (MI) berpendapat bahwa untuk menghadapi era abad 21, dalam bukunya "5 minds for the future" manusia harus menguasai salah satunya Respectful Mind (RM) alias pemikiran (diri yg menumbuhkan) respek atau rasa hormat pada pihak lain: manusia dan semua mahkluk tuhan. Jika, ada khatib yang membuat sebal bahkan ditinggal bubar jamaah solat Idul Fitri, artinya beliau tak punya sensitifitas respek kepada situasi damai dan suasana hati jamaahnya. Demikian pula, ketika keinginan menjadi semakin saleh dengan melakukan puasa syawal di hari ke dua Idul Fitri, ybs jelas tak trampil RMnya karena tak punya sensitifitas bahwa pihak lain yg berinteraksi dengan dirinya tak nyaman saat disuguhi penganan dan minuman lezat, menolak dengan mengatakan "saya puasa... " sohibnya akan mbatin "lhukkk, cik solehe rek..." sambil njengir kuda "klincutan". Saya punya sahabat yg punya kebiasaan nyenen kemis, ketika kami janjian ketemu dan dia nawari kopi, ternyata membuat 2 cangkir "lho peno ndak poso tah ?...", sambil guyon dia menjawab "sak iki ndak... " kata bersayap bahwa saat dia nyruput kopi duluan, dia membatalkan puasa sunahnya. Nah, manusa seperti ini hatinya halus karena trampil RM. Sensitivitas thdp RM harus dilatih sejak usia muda, HG mengatakan harus di "instil" yang arti harfiahnya konsisten dan bertahap. Sulit menjadikan RM trampil ketika sejak usia muda sudah melatih pemikiran yg tersekat sekat dan mendoktrin anak dengan kebenaran mutlak "instead of" akhlak alias RM ini. Ketika RM thdp manusia sudah tumbuh baik, lanjut ke RM kepada binatang piaraan dan liar, selanjutnya tumbuhan dan tentu semua mahkluk Tuhan lain seperti barang tambang, air dan udara bahkan sampah manusia. Ketika "rasa hormat" itu terbentuk, maka kalaupun ada "pertengkaran" maka akan sangat mudah diselesaikan, karena ada "baku hormat" atau "mutual respect". Yg paling repot jika mereka punya respek, kita tak punya sama sekali, silahkan misuh misuh deh mereka, emangnya gua pikirin... telen deh semuanye.

Respectful Mind

Howard Gardner si tokoh pemilik gagasan Multiple Intellgences (MI) berpendapat bahwa untuk menghadapi era abad 21, dalam bukunya "5 minds...