Dua Tahun Gernas Tastaka

HB Arifin

9 Nov 2020

Di tahun 2020 ini, Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) memasuki tahun kedua, tahun yang penuh tantangan. Pandemi Covid-19 mengganggu rencana kerja dan aktifitas yang telah diprogram karena ToT tatap muka tidak lagi dimungkinkan. Gernas Tastaka tetap konsisten dengan mengarus utamakan pendidikan matematika Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah yang bernalar - kontekstual - sederhana dan mendasar.

Di tahun 2020 ini, Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) memasuki tahun kedua, tahun yang penuh tantangan. Pandemi Covid-19 mengganggu rencana kerja dan aktifitas yang telah diprogram karena ToT tatap muka tidak lagi dimungkinkan. Gernas Tastaka tetap konsisten dengan mengarus utamakan pendidikan matematika Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah yang bernalar - kontekstual - sederhana dan mendasar.

Bernalar maksudnya Menekankan pada proses berfikir; kontekstual: menekankan pemahaman lewat konteks, kaitan dengan obyek atau peristiwa tertentu; sederhana: tidak rumit agar lebih mudah diterima; dan mendasar adalah prinsip inti yang diajarkan.

Ongkos buta matematika dan membaca ternyata sangatlah besar. Studi KPMG-UK menyebutkan total ongkos buta membaca dan matematika di UK hampir mencapai 60
ribu poundsterling / murid / tahun. Di Indonesia buta membaca dan matematika ini akan menelan ongkos Rp. 995 Trilyun per tahun. Hal ini berarti bahwa jika PDB Indonesia ditahun 2050 diprediksi $ 7,3 Triliun, maka 30 % nya akan dipakai untuk menanggung ongkos buta membaca dan matematika tersebut.

NU Circle sangat menyadari bahwa tidak ada cara potong kompas yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan keadaan. Menyelamatkan generasi dengan memperbaiki literasi matematika dan membaca harus dilakukan dijenjang Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah.


Pencapaian Gernas Tastaka dalam usianya yang memasuki tahun kedua

Pergerakan Tahun 2020
Walaupun tidak mudah, ditahun 2020 ini Gernas Tastaka terus bertumbuh. Hambatan pandemi covid-19 diatasi melalui pendekatan berbasis teknologi. Pelatihan - pelatihan Luring disubstitusi dengan pelatihan Daring. Kreativitas - kreativitas baru terus bermunculan untuk menjalankan misi besar menyelamatkan generasi emas Indonesia.
Selama tahun 2020 pergerakan yang dilakukan adalah sbb:
ToT LURING:
Buntet, Cirebon, Jawa Barat
Pontianak, Kalimantan Barat
DKI Jakarta (di SDN 01 Bintaro, SD Kupu
- Kupu)
Rembang & Lasem, Jawa Tengah
Bandung, Jawa Barat
Bima, Nusa Tenggara Barat
Sumba, Nusa Tenggara Timur
Tangerang Selatan (di MI Pembangunan
Ciputat, MIN 03 Tangerang Selatan)
Batam
Pekalongan, Jawa Tengah
Kendari (Sulawesi Tenggara)
Jonggol, Jawa Barat
Cibinong, Jawa Barat
Tebuireng, Jombang
Pasuruan
ToT Daring:
Maluku
Bandung
Kalimantan Barat
DKI Jakarta